Kamis, 16 Agustus 2012

Asisten Hillary Seorang Muslim


Presiden AS, Barack Obama, memberikan sambutan pribadi yang hangat kepada pembantu dekat Hillary Clinton, yaitu Huma Abedin, seorang perempuan Muslim Amerika yang oleh sejumlah orang konservatif dari Partai Republik dikatakan punya hubungan dengan Ikhwanul Muslimin.

Obama menggunakan kesempatan buka puasa bersama di Gedung Putih, Jumat (10/8/2012), untuk menyampaikan pujian kepada Abedin yang disebutnya sebagai "teman baiknya" dalam sebuah pernyataan yang sangat terbuka. Obama pun memberikan dukungan yang kuat kepada Abedin. 

Obama mengatakan, Abedin, yang sudah bersama Hillary ketika masih di Gedung Putih, Senat, dalam kampanye melawan Obama dalam pertarungan calon presiden Partai Demolrat, dan dalam perjalanan keliling dunia di Departemen Luar Negeri, telah bekerja tanpa lelah untuk mewakili Amerika Serikat. Hillary, kini diplomat top Obama, telah mengandalkan keahlian Abedin dan "demikian jugalah saya", tambah Obama.

"Rakyat Amerika berutang rasa syukur kepadanya karena Huma seorang patriot Amerika, dan contoh dari apa yang kita butuhkan di negeri ini, punya jiwa melayani dengan kesopanannya, semangat kasih, dan kemurahan hatinya. Jadi, atas nama semua rakyat Amerika, kami berterima kasih banyak," kata Obama kepada Abedin pada jamuan buka puasa, di Ruang Makan Kenegaraan Gedung Putih.

Abedin telah menjadi sasaran sekelompok kecil anggota parlemen Partai Republik, termasuk mantan calon presiden Michele Bachmann yang menduga bahwa Huma merupakan bagian dari konspirasi Ikhwanul Muslimin untuk memengaruhi kebijakan luar negeri AS.

Namun, Abedin telah meraih dukungan bipartisan. Senator Partai Republik John McCain berbicara keras dalam membelanya dengan mengatakan, Abedin seorang pegawai negeri yang setia, penuh "kesopanan, kehangatan, dan rasa humor yang baik." 

Abedin lahir di Kalamazoo, Michigan, tahun 1976, tetapi pindah bersama keluarganya ke Arab Saudi saat ia berusia dua tahun. Ayahnya lahir di India pada masa Inggris dan ibunya seorang Pakistan.

"Secara sederhana, Huma mewakili apa yang terbaik tentang Amerika: putri seorang imigran yang telah meraih level tertinggi dalam pemerintah kita atas dasar prestasi besarnya sendiri," kata McCain.

Sejumlah anggota Kongres, termasuk Bachmann yang merupakan anggota Kongres Minnesota, menulis surat kepada wakil inspektur jenderal Departemen Luar Negeri yang menyatakan ada dugaan tentang konspirasi dan menuntut penyelidikan terkait keberadaan Abedin. Perempuan itu mendapat sorotan tahun lalu ketika suaminya, anggota kongres New York, Anthony Weiner, mengundurkan diri setelah mengirim sejumlah pesan dan foto-foto cabul secara online dari telepon genggamnya dan kemudian berbohong tentang hal itu.

Ikhwanul Muslimin adalah gerakan politik Islam yang didirikan di Mesir tahun 1928 dan merupakan lawan gigih dari beberapa pemerintah Timur Tengah yang menikmati dukungan AS, terutama Israel, dan mantan rezim-rezim sekuler di Mesir dan Tunisia.

Sumber: internasional.kompas.com

0 komentar: