Jumat, 06 Juli 2012

DNSChanger akan Lumpuhkan Internet


Pada 9 Juli mendatang ditakutkan bakal terjadi kelumpuhan internet. Hal itu dimungkinkan manakala Anda tidak melindungi komputer pribadi dari serangan malware DNSChanger.


Dilansir dari situs www.msnbc.msn.com, Senin (2/7), serangan malware DNSChanger diperkirakan bakal menginfeksi komputer  Senin pekan depan. Alhasil, jika itu terjadi, sambungan internet komputer bakal terputus. Meski begitu hal itu baru perkiraan lantaran belum terdeteksi ancaman langsung dari serangan itu.


Biro Penyelidik Federal (FBI) Amerika Serikat pun terjun langsung buat mencegah ancaman melumpuhkan internet itu. November tahun lalu, FBI menangkap enam orang warga Estonia dengan tuduhan menggunakan malware dan server DNS khusus buat membajak jutaan komputer di seluruh dunia.




Pendapat lain dikemukakan oleh peneliti perusahaan jasa keamanan internet Trend Micro, Feike Hacquebord. Menurut dia penangkapan dilakukan FBI terhadap enam warga Estonia itu merupakan aksi pengungkapan kejahatan dunia maya terbesar dalam sejarah. Dia mengatakan hal itu lantaran perusahaannya merupakan salah satu rekanan FBI dalam mengungkap serangan malware itu.


Menurut Hacquebord, komplotan itu memiliki beberapa metode serangan malware, termasuk mengganti tautan iklan dalam sebuah situs dan dibuka oleh korban serta membajak hasil pencarian dan memaksakan agar malware tambahan itu diunduh.


DNS, Domain Name System, adalah salah satu jasa internet berfungsi mengubah agar nama alamat situs lebih mudah dicari dengan tautan nama, bukan memasukkan kode angka. Hal itu memungkinkan komputer dapat berkomunikasi satu dengan lainnya. Tanpa DNS dan server pengolah dioperasikan oleh penyedia jasa internet mustahil dapat mencari situs, mengirim surat elektronik, atau malah tidak dapat tersambung dengan internet.


Guna mencegah serangan malware itu, FBI sudah merancang cara menghindari hal itu. Tahap pertama, Anda bisa mengunjungi situs buatan FBI, DNS-OK. Di dalam situs itu terdapat tahapan bagaimana membuat komputer Anda dapat menangkal serangan malware itu.


Serangan malware DNSChanger bukan hal baru. Pada 2007 hal serupa pernah terjadi dan berhasil menginfeksi jutaan komputer sejagat. Hasilnya, setiap pengguna mengetik dan menelusuri hasil pencarian lewat mesin pencari maka mereka bakal diarahkan kepada situs komplotan pembuat malware. Malware itu juga menghalangi komputer memperbarui data perangkat lunak anti-virus dan membiarkan para pengguna rentan terhadap serangan virus lain.


Tidak hanya itu, para pelaku juga mendapatkan keuntungan sebesar USD 14 juta lewat aksi itu. Tidak jelas cara bagaimana mereka meraup uang sebesar itu.


Sumber: merdeka.com

0 komentar: