Kamis, 31 Mei 2012

Negara Nuklir


Korea Utara  menyatakan diri sebagai "negara  nuklir", minggu ini, menyusul pembaruan konstitusi negara itu pada awal tahun.


Kim Jong-Il telah "menghantar Korea Utara (Korut) menjadi sebuah negara yang tak terkalahkan dengan ideologi politik yang kuat, sebuah negara berkekuatan nuklir, dan kekuatan militer tak terkalahkan," demikian menurut konstitusi yang telah diperbarui yang di-posting di situs portal Naenara. Situs web itu mem-posting konstitusi hasil revisi itu pada hari Rabu (30/5/2012), lapor kantor berita Korea Selatan, Yonhap, seperti dikutip CNN, Kamis.


Korut sebelumnya telah mengumumkan kemampuan nuklirnya melalui lembaga penyiaran dan harian yang dikelola negara. "Namun, tidak ada ekspresi yang lebih  kuat lagi daipada memasukkan hal itu dalam konstitusi mereka," kata Profesor Choi Jong Kun dari Yonsei University kepada CNN.


"Ini adalah pengumuman konfirmasi, dan hal ini tampaknya diarahkan kepada Amerika Serikat dan negara-negara terkait lainnya," ujar Choi Jong.


Negara komunis itu melakukan uji coba nuklir pada tahun 2006 dan 2009.


Pyongyang baru-baru ini mengumumkan bahwa pihaknya akan terus maju dengan program nuklirnya dalam menanggapi apa yang mereka sebut sebagai  "permusuhan dari Amerika Serikat."


Sebuah publikasi pertahanan, IHS Janes, juga mengatakan bahwa pihaknya telah mendeteksi sejumlah tanda kegiatan yang meningkat di lokasi uji coba nuklir Korut. Hal itu memunculkan spekulasi bahwa Pyongyang mungkin sedang mempersiapkan uji coba nuklir yang ketiga.


Sumber: internasional.kompas.com

0 komentar: